- Gletser di Kutub Utara dan Kutub Selatan mencair.
- 10-20% Gletser di pegunungan Alpen hilang.
- Gletser seluas 33.000 Km2 di pegunungan Himalaya mencair.
- Intensitas hujan yang hebat hingga terjadi badai besar, hujan keras, dan banjir.
- Permukaan air laut naik 9-96Cm. Garis pantai bergeser dan penduduk pesisir pantai terancam terevakuasi. Termasuk negara Indonesia.
- Suhu air laut yang panas membuat terumbu karang menjadi putih dan mati, ternasuk berbagai jenis ikan karang yang merupakan sumber makanan manusia.
- Jumlah kelahiran penyu betina lebih banyak dibandingkan penyu jantan aibat suhu pengeraman yang lebih tinggi.
- 80% spesies tanaman dan hewan akan punah dalam 1 abad mendatang.
- Beberapa jenis nyamuk pembawa penyakit, seperti demam berdarah dan Malaria menyebar luas ke daerah Tropis.
- Musim kemarau panjang dan musin hujan yang singkat dan silih berganti sehingga membuat petani gagal panen dan krisis pangan.
- Kekeringan dan kebakaran hutan di hutan Tropis Indonesia kian tinggi. Menambah punahnya hewan-hewan seperti Orang Utan, Harimau, Cendrawasih, dan hewan lainnya dan juga merusak ekosistem hutan dan habitat hewan.
- Sumber kebutuhan air Tawar sepertiga penduduk dunia kering pada tahun 2100.
- Setiap tahunnya sekitar 150.000 jiwa tewas akibat Pemanasan Global. (sumber : WHO, UNEP, dan World Meteorology Council)
- Tahun 2003, sebanyak 25.482 jiwa tewas akibat suhu udara yang panas
Tuesday, January 29, 2008
the Impact from the Greenhouse effects
Akibat yang ditimbulkan oleh Gas Rumah Kaca:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment